Tragedi ini dimulai dari bertemunya saya dengan situs iusethis. Sebuah situs yang meng-tracking versi software mac, mirip dengan dengan VersionTracker atau MacUpdate. Dari sini bisa dilihat aplikasi mac yang populer berdasarkan pilihan pengunjung. Setelah download beberapa aplikasi dan mencobanya, terdapat keganjilan dengan program Fluid. Fluid ini gunanya membuat aplikasi launcher untuk membuka web site secara stand alone. Sehingga tanpa menggunakan web browser anda bisa membuka web site yang telah ditentukan. Mirip dengan cara kerja Prism, proyek dari Mozilla yang hitungannya masih baru. Intinya anda seperti membuka sebuah web browser tanpa tombol dengan alamat website yang telah ditentukan sebelumnya. Sehingga seakan-akan website yang anda buka adalah aplikasi desktop.
Sedikit percobaan dengan Fluid menghasilkan error yang tidak terhitung. Sudah beberapa kali gagal membuat aplikasi. Bahkan satu kali pencet create menghasilkan 3 obyek yang saling tumpang tindih sampai saya bingung sendiri. Dan tiba-tiba folder home saya menghilang datanya tinggal sedikit. Aneh sekali. Beberapa folder tiba-tiba menghilang. Waduh. Entah aplikasi mana yang menyebabkannya karena saat itu cukup banyak aplikasi yang sedang berjalan di latar belakang. Saya bandingkan dengan Backup Time Machine, folder User saya seharusnya berisi 12 folder kini tinggal 9 folder. Dari sini saya coba cocokkan dan restore satu demi satu folder yang hilang. Loh, folder Download menghilang padahal disitu terdapat file Anime Ga-Rei Zero, Kannagi, Toaru Majutsu no Index, Chaos;Head, dan Clannad After Story yang berukuran 5,98 Gb. Folder Document yang berisi seluruh modul Semester 5 juga ikut menghilang. Panik, langsung saya melakukan log out dan berpindah ke user Administrator. Dari sini saya tarik folder User saya dari Time Machine. Ups…

Tarik folder home dari Time Machine

Proses restore sedang berjalan
Alhandulillah proses restore berjalan lancar dan setelah melakukan login ulang, file dan dokumen saya kembali seperti sedia kala. Untung saja fasilitas Time Machine saya manfaatkan. Jadi backup setiap jam ataupun setiap hari bisa berjalan di latar belakang tanpa perlu diurus. Backup langsung diletakkan di harddisk external dengan spesifikasi saat ini adalah 160gb. Lebih besar 40gb dibandingkan kapasitas maksimal harddisk laptop saya yang 120gb. Harddisk backup ini bersemayam dengan tenang di enclosure ThermalTake Max4 Active Cooling.

Seagate Barracuda 160Gb 7200rpm pejuang backup kali ini
Untung saja backup terakhir dilakukan 1 jam yang lalu, sehingga data yang hilang hanyalah beberapa log chating dan beberapa puluh megabyte file aplikasi hasil download untuk dicoba.
Entah apa yang menyebabkan kejadian diatas, ada kemungkinan aplikasi Fluid tersebut. Tetapi saya juga curiga kepada filesystem yang tidak stabil. Tetapi hasil cek DiskUtility menunjukkan sebaliknya…
Verifying volume “Macintosh HD”
Performing live verification.
Checking Journaled HFS Plus volume.
Checking Extents Overflow file.
Checking Catalog file.
Checking multi-linked files.
Checking Catalog hierarchy.
Checking Extended Attributes file.
Checking volume bitmap.
Checking volume information.The volume Macintosh HD appears to be OK.
Jadi tersangkanya tinggal aplikasi yang baru saja saya pasang, yaitu Caffeine dan Fluid. Atau ada bentrok dengan aplikasi lain yang sedang berjalan, Safari misalnya? Entahlah. Yang jelas kejadian ini mengingatkan saya untuk sering membuat backup. Tidak salah default Time Machine backup adalah setiap jam. Karena dalam 1 jam apapun bisa terjadi dan anda bisa banyak menderita kerugian hanya karena mencoba aplikasi baru yang tidak ada sangkut pautnya dengan penghancuran data.
Untuk Linux tersedia tool rsync yang bisa digabungkan dengan script otomatis untuk membuat backup. Atau bisa mencoba tool Flyback dengan motonya Apple’s Time Machine on Linux. Sedangkan pada Windows terdapat utility Backup yang tersedia dari CD Windows Xp anda. Terdapat juga berbagai macam aplikasi Backup shareware yang tersedia untuk Windows.
Update: Telah diketahui penyebabnya. Ternyata aplikasi Fluid belum selesai didownload secara sempurna. Sehingga menyebabkan keanehan dan merusak data. Ternyata aplikasi yang liar bahayanya besar sekali.
Wah wah wah… Ternyata mencoba aplikasi yang punya bug risikonya bisa besar juga, ya. Terima kasih telah berbagi
Teruslah menulis
Data Is Everything