Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Jalan-Jalan’ Category

Jadi… to the point, menurut daftar harga yang saya dapatkan:

Makanan

  • Bistik Special Rp. 25.000,00
  • Nasi Goreng Rp. 14.000,00
  • Nasi Rames Rp. 15.000,00
  • Nasi Rawon Rp. 15.000,00
  • Bakso Rp. 10.000,00
  • Telor Mata Sapi Rp. 5.000,00
  • Nasi Putih Rp. 3.000,00
  • Mie Rebus Rp. 10.000,00
  • Mie Goreng Rp 10.000,00

Minuman

  • Es Teler Rp. 8.000,00
  • Es Jeruk Peras Rp. 8.000,00
  • Es Teh Manis Rp. 4.000,00
  • Es Teh Tawar Rp. 3.000,00
  • Es Batu Rp. 2.000,00
  • Sekoteng/Jahe Rp. 7.000,00
  • Teh Tawar Rp. 2.000,00
  • Teh Manis Rp. 4.000,00
  • Kopi Susu Rp. 7.000,00
  • Kopi Panas Rp. 5.000,00

Minuman Kaleng/Botol

  • Bir Bintang Botol Rp. 20.000,00
  • Coca-cola Kaleng Rp. 7.000,00
  • Sprite Kaleng Rp. 7.000,00
  • Fanta Kaleng Rp. 7.000,00
  • Air Mineral 600ml Rp. 4.000,00
  • Air Mineral 1500ml Rp. 5.000,00
  • Kratingdaeng Rp. 6.000,00

Harga yang tertera di atas adalah harga Restoran KA. Gumarang. Harga dapat dinaik turunkan sewaktu-waktu. 😀

Read Full Post »

Mengatasi Urinal Modern

Perhatian, artikel ini dikhususkan untuk orang udik.

Sample toilet modern

Sample toilet modern

Sekarang mulai bermunculan gedung-gedung yang memakai urinal “baru” yang air flushnya mengalir otomatis setelah pengguna meninggalkan tempat. Seperti gambar di samping ini nih. Nah bagi muslim yang ingin buang air kecil, tentu kesulitan kalo bertemu dengan toiled model seperti ini. Mana biasanya tidak ada tisu untuk bersuci. Hayo… boro-boro daun atau batu, tisu saja tak ada, masak harus antri ke toilet. Gimana kalo keadaan mendesak?? Tenang sajalah, semua ada solusinya, untung saja urinal di Indonesia masih pake air semua dan masih ada pipa kecil yang dapat digunakan untuk bersuci.

(lebih…)

Read Full Post »

logo4

Milis id-anime di googlegroups adalah sebuah komunitas milis anime miskin otaku. Walau masih ada beberapa biji makhluk langka di milis ini. Dan pada bulan November, id-anime Jakarta mengadakan event Nonton Bareng Evangelion: 1.0 You Are (Not) Alone. Ini adalah sebuah diary, yang menceritakan tentang perjalanan seorang untuk mencapai Jakarta. Mencapai impiannya. Based on True Story. Demikian kisahnya…

(lebih…)

Read Full Post »

Seeking the Stars

Belajar Bersama OSC, kegiatan rutin OSC(Open Source Community) setiap kamis, telah usai. Saya, bersama Kujang, berjalan menuju ke tempat parkir. Dalam perjalanan, kami melihat ke langit. Ke tempat para bintang bersemayam. Hm… bintang yang indah, sayang sekali tempat ini terlalu terang. Hei, bagaimana ya bintang itu terlihat dari tempat yang gelap. Secepat kilat kami berpikir, dan secepat itu pula kami temukan jawabannya, rooftop!

Dengan semangat kami berjalan menuju rooftop, sedikit berlari. Tempat pertama yang kami kunjungi adalah tangga menuju rooftop D4 di sayap utara-barat. Satu demi satu anak tangga kami panjat, tiga lantai terlalui sudah, tinggal sebuah pintu yang memisahkan kami dengan rooftop. Dengan semangat kami menuju pintu tersebut dan memutar kenop pintu. Deg, pintu itu ternyata terkunci. Bagaimana ini…

Tanpa putus asa, kami mencoba jalan lain, masih ada satu jalan lain menuju rooftop, yaitu di sayap utara-timur gedung D4. Lagi-lagi kami sedikit berlari menuju kesana, dan kembali meniti anak tangga menuju ke lantai 4. Dan seperti jalan sebelumnya, disini pun terdapat sebuah pintu yang memisahkan kita dengan rooftop. Ketika dicoba dibuka, ternyata pintu ini pun terkunci. Hm… tidak putus asa, kami mencoba menuju menara D4. Ada 2 menara, satu tempat parabola berada. Satu menara lagi tempat tandon air berada. Sayang sekali ketika dicoba, menara tempat parabola ini pun terkunci. Tinggal satu harapan kami, masih dengan semangat membara, kami berjalan menuju menara tandon air. Untuk menuju atas, kita harus menaiki tangga besi dan melalui jalan yang sempit. Jalan ini sempat menghalangi tas punggung yang saya bawa.

Tidak sia-sia kami berusaha, pemandangan bird-view kota Surabaya memang ciamik. Dan bintang-bintang pun terlihat lebih jelas disini. Walau pantulan lampu kota masih mengaburkan pandangan kami. Suatu saat nanti kami akan mencoba melihat bintang di tempat tinggal salah satu teman kami. Lokasinya di kaki gunung yang tentu saja tidak memiliki lampu sebanyak dan seterang Surabaya.

Karena bintang yang kami lihat cahayanya amat lirih, dan keterbatasan kemampuan hape saya, maka saya sajikan pemandangan ini menggunakan Stellarium. Aplikasi yang menyajikan pemandangan langit langsung di layar monitor anda. Saya sempat membandingkan hasil pandangan Stellarium dengan apa yang saya lihat, dan ternyata akurat. Jupiter terlihat paling jelas cahayanya, diikuti dengan bintang Altair yang berada di dekatnya. Benda cipta Allah memang hebat sekali.

Read Full Post »

Cloverfield

Cloverfield 2008Film yang menarik, bercerita tentang perjuangan sekelompok orang yang berjuang menyelamatkan seorang teman mereka. Di tengah-tengah serbuan monster alien yang menyerang kota mereka. Mungkin kesannya biasa saja, tetapi ada hal lain yang menjadi daya tariknya. Hal lain yang menjadi daya tariknya menurut saya adalah sistem cara pandang yang tidak biasa. Seluruh adegan film dilihat dari sisi handycam yang kebetulan dibawa salah seorang dari mereka. Hasilnya saya merasa ikut berjuang bersama mereka. Pergerakannya pun mirip seperti handycam, goyang kesana, goyang kemari. Jatuh dan tergeletak pun sering. Untuk penonton yang tidak siap, pasti kaget dan pusing melihatnya.

Tapi point utama pembahasan kali ini adalah perbedaan nyata pendapat saya dengan seorang teman saya. Saya menganggap film tersebut bagus, sedangkan teman saya menganggapnya jelek. Sayang sekali kharisma teman saya ini besar sekali. Sekali bercerita, teman-teman yang lain jadi ikut terpengaruh. Mungkin ini akibat saya bilang “film ini bagus”. Sehingga menimbulkan efek samping. Yaitu jika film tersebut “sedikit jelek”, hasilnya terlihat “jelek sekali”, karena pikiran kita sudah disiapkan untuk menonton sebuah “film bagus sekali”.

xx1-noteSaya bersama 2 orang teman satu kos saya menonton film ini di Tunjungan XXI. Cukup sudah saya merasakan yang namanya bioskop 21. Kualitas suara dan layar bioskop 21 kalah jauh dengan bioskop XXI. Suara tembakan dan gemuruh bangunan di film Cloverfield di Tunjungan XXI terasa sekali getarannya di kursi penonton. Beda sekali ketika menonton di Tunjungan 21, dimana suaranya hanya terdengar dari sisi depan saja. Bioskop kok stereo?

Read Full Post »

Leker

Sebuah jajanan yang sederhana, leker, tapi bisa membuat kita ketagihan. Leker memiliki lapisan unik dengan rasa renyah, berikut dengan isinya yang bervariasi, baik keju, pisang, bahkan telur, leker mampu memikat kita. Saya pribadi memang ketagihan leker sejak SD. Walaupun leker modern juga tersedia (seperti yang dijajakan para penjual di mal-mal), leker tradisional memiliki citarasa tersendiri yang unik dan khas.

Ketika istirahat kuliah dan dalam perjalanan menuju warung makan, mata saya sekilas melihat penjual leker. Jarang sekali saya bertemu penjual leker disini, kebetulan sekali. Tetapi tidak seperti yang anda kira, saya tetap berjalan seperti biasa menuju tempat makan. Baru setelah makan saya menghampiri penjual leker tersebut. Untung saja penjualnya masih mangkal di tempat yang sama. Dan, surprise, penjualnya menggunakan arang ternyata saudara-saudara. Dan harganya masih tetap 500 rupiah-untuk isi pisang. Baik di Semarang maupun di Surabaya harganya tetap sama. Tidak terpengaruh oleh kenaikan harga BBM. Dan rasanya juga masih sama, dengan isi pisang. Hm.. yummi~!

Read Full Post »

Hachi Hachi Bistro

Sengaja pada hari Jum’at malam ini saya pergi ke Tunjungan Plaza. Dengan mengajak temen satu kos saya tentunya. Tujuannya sudah pasti, yaitu ingin mencicipi bagaimana sih rasanya makanan di berbagai macam restoran dan tempat makan di Surabaya ini. Semoga rezeki dari Allah S.W.T untuk saya terus mengalir sehingga acara seperti ini dapat menjadi agenda rutin.

Kali ini tujuannya adalah Hachi Hachi Bistro. Sebuah tempat makan yang menyediakan berbagai macam jenis sushi yang terletak di Tunjungan Plaza 4 Lantai 5. Lihat saja berbagai macam sushi yang ada dalam menu makanannya, berbagai macam sushi dengan variasi isi ada disana. Ada yang dijual per potong dengan harga 7.500 rupiah, ada juga yang dijual dalam bentuk set. Satu set ini harganya antara 20.000 rupiah sampai dengan 80.000 rupiah. Harganya tentu saja sebanding dengan isinya dan jumlahnya. Ada juga paket makanan macam steak, set lengkap nasi, lauk dan sayur, dan lain-lain. Hanya saja untuk jenis makanan ini kurang saya perhatikan. Untuk minumnya, terdapat berbagai macam olahan minuman yang harganya seragam semua, 15.000 rupiah. Setelah menimbang-nimbang cukup lama, akhirnya diputuskan memilih beef floss roll, tuna sandwitch roll, banana split parfait dan choco caramel smoothie. Dua jenis makanan yang disebutkan di awal adalah set sushi yang berharga 20.000 rupiah.

Acara makan-makan pun dimulai. Perbedaan toping sushi ternyata tidak begitu terasa. Rasa kedua menu tersebut hampir sama ketika dimakan. Ada rasa menyesal tetapi juga merasa beruntung ketika selesai memakan banana split parfait. Karena ini bukanlah minuman, tetapi lebih berupa dessert. Karna isinya yang berupa 3 tangkup es krim yang lumayan banyak, dan beberapa potong pisang diiris tipis-tipis. Karena itu setelah selesai makan, ada rasa aneh karena kebiasaan minum air setelah makan. Tetapi rasa ini saya biarkan saja, karena es krim ini menyumbang rasa kenyang cukup lama.

Read Full Post »